Kita memang cendrung untuk mencari mudahnya saja,
akan tetapi tanpa derita, tiada kebijaksanaan.
Untuk benar-benar meraih kebijaksanaan,
Anda mesti luruh dan terbenam dalam cucuran airmata kesadaran
ketika Anda menjalani latihan spiritual Anda, sekurang-kurangnya tiga kali.
~Ajahn Chah.
“Tertawa itu sehat!” Saya rasa Anda pernah mendengar jargon ini. Namun hati-hati, tidak semua tawa menyehatkan atau merupakan tawa yang sehat. Orang gila yang tertawa-tawa sendiri itu, yang entah apa yang diterwainya itu, jelas bukan orang sehat. Tidak semua tawa itu sehat dan menyehatkan.
Jangankan tawa, tangispun ada yang menyehatkan, yang menyadarkan, yang mentransformasikan tataran mental dan spiritual seseorang. Pernahkah Anda mendengar istilah ‘tangisan kesadaran’? Itulah tangis yang menyehatkan. Baik tawa maupun tangis bisa sama-sama menyehatkan jasmani dan rokhani kita. Bukan tawa saja. Memang benar kalau kita tertawa, kita merasa senang; ada sebentuk kelegaan sesudahnya. Namun, kelegaan serupa juga kita rasakan sesudah menangis, walaupun tidak disertai rasa senang. Rasa senang boleh jadi




More Photos
Archives
Top Posts
Recent Comments
Putu on Ratu Leak Calonarang Rangda Na… Putu on Ratu Leak Calonarang Rangda Na… Putu on Ratu Leak Calonarang Rangda Na… Eureka on Ratu Leak Calonarang Rangda Na… adek apti on Ratu Leak Calonarang Rangda Na… Recent Posts
Tags
My Del.Icio.US
Category Cloud
Pages
My BlogBlogroll
Top Clicks
Blog Stats